|
PKS Minta Amir Syamsuddin Cabut Ancaman Reshuffle |
|
|
|
|
Ditulis oleh andri rusmana
|
|
Jumat, 05 Februari 2010 17:25 |
|
"Yang
mengatakan itu patut disesalkan dan harus mencabut omongan itu," kata
Fahri saat ditemui sebelum mengikuti rapat Pansus Hak Angket Bank
Century di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis(4/2/2010). Fahri
menilai Amir keliru memahami makna koalisi. Menurut Fahri, dalam
koalisi terdapat kesetaraan di antara parpol-parpol yang terlibat. "Dalam
koalisi itu ada kesetaraan. Jadi bukan menteri itu milik mereka lalu
dibagi seenaknya. Kalau dia bilang PKS sudah dikasih empat menteri itu
keliru, ini kosa kata ala Orde Baru," tandas Fahri. Dalam
koalisi pula, lanjut Fahri, presiden dalam hal ini SBY bukanlah seorang
raja. SBY adalah presiden di negara demokrasi yang disusun oleh
koalisi. "Harus dipahami, disusun oleh koalisi. Jadi yang ngomong dia
itu nggak ngerti demokrasi dan nggak ngerti SBY, kacau itu," pungkasnya.
Sumber: DetikCom |